Home » Tadabbur Al-Quran by Bachtiar Nasir
Tadabbur Al-Quran Bachtiar Nasir

Tadabbur Al-Quran

Bachtiar Nasir

Published March 1st 2013
ISBN :
Hardcover
432 pages
Enter the sum

 About the Book 

Buku Tadabur Qur’an ini disusun berdasarkan pengalaman penulis, Ustadz Bachtiar Nasir dalam belajar dan mengajar tadabur Al-Qur’an. Susunan pada buku ini juga yang penulis jadikan tahapan penulis dalam mengajar. Buku ini juga merangkap modulMoreBuku Tadabur Qur’an ini disusun berdasarkan pengalaman penulis, Ustadz Bachtiar Nasir dalam belajar dan mengajar tadabur Al-Qur’an. Susunan pada buku ini juga yang penulis jadikan tahapan penulis dalam mengajar. Buku ini juga merangkap modul pengajaran yang penulis bagikan pada murid-murid nya. Jadi, metode penyusunan pada buku ini bukan sekadar susunan tanpa praktik lapangan, mungkin inilah yang membedakan buku ini dengan kebanyakan buku yang sejenis.Adapun pemilihan kata ‘tadabur’ dalam pengajaran dan majelis-majelis ilmu yang penulis ajarkan, termasuk dalam penamaan buku ini karena menurut hemat penulis Al-Qur’an ingin agar manusia berinteraksi dengannya menggunakan pedekatan tadabur.Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa cara terbaik untuk menafsirkan Al-Qur’an adalah dengan Al-Qur’an. Banyak sekali kalimat yang ringkas dalam Al- Qur’an diterangkan dengan jelas pada ayat yang lain. Ada juga keterangan yang ringkas di suatu tempat, diuraikan dengan panjang lebar di tempat yang lain. Bila tidak dijumpai keterangan dan penjelasan dalam Al-Qur’an, hendaknya merujuk kepada Hadits Nabi. Karena Hadits adalah penjelas Al-Qur’an. Bahkan Imam Syafi‘i berkata, “Segala sesuatu yang diterangkan oleh Rasul adalah pemahaman beliau atas Al-Qur’an.”Sebagaimana firman Allah yang artinya, “Maka, tidakkah mereka menghayati (mendalami) Al-Qur’an? Sekiranya (Al-Qur’an) itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya.” (an-Nisaa’: 82) Juga Firman Allah berikut. “Maka, tidakkah mereka menghayati Al- Qur’an, ataukah hati mereka sudah terkunci?” (Muhammad: 24) “Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayatayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran.” (Shaad: 29)Kata-kata Tadabur pada tiga ayat di atas menurut penulis menjadi jawaban bagi siapa saja yang bertanya, dengan pendekatan apakah Al-Qur’an ingin manusia berinteraksi dengannya?